bikin rak atau kantong sepatu dari sisa bahan sofa

Kamis, April 18, 2013

Selalu kita diingatkan dengan rumus merapikan barang di rumah supaya gak ribet, sesak dan cepat berantakan, yaitu: one in one out.

Setiap kali memasukkan satu barang baru ke dalam lemari atau ke dalam rak, sebaiknya diikuti juga dengan satu barang yang lama tidak terpakai untuk dikeluarkan atau disumbangkan.Supaya gak penuh lemari dan raknya. Itu memang betul, betul sekali malah, tapi gimana dong kalo barang in gak bisa seimbang dengan barang out nya. apalagi kalo masih dipake, alesannya sih selalu begitu..



Ya seperti sepatu-sepatu dirumah yang mulai bikin pusing kepala.

Sepatu-sepatu  ketumpahan dari rak sepatu yang sudah penuh kini ada di mana-mana,di jejer dibawah kursi home office, di tumpuk dibelakang pintu, teras depan, di ruang cuci dekat meja setrika,  milik setiap penghuni rumah termasuk saya...heheheee... :)

Kebetulan di craft studio masih ada sisa kulit oscar untuk day bed sofa proyek kemaren dan plastik bening sisa pembungkus koleksi novel di miny library, bahan-bahan sederhana ini sudah bisa menghilangkan pusing kepala karna melihat sepatu dimana-mana.





Bahan-bahannya:
kulit oscar atau terpal,
plastik bening,
harusnya sih pake bis plastik atau kanvas, tapi gak punya, kan      cuma manfaatin bahan-bahan sisa saja,
alat-alat seperlunya seperti: gunting, tali pengukur, pulpen, benang, dan....mesin jahit,
dan harus bisa jahit heheheee...


Ukuran rak atau kantong sepatu disesuaikan dengan jumlah bahan kulit dan plastik. 
Sebelumnya saya sudah punya rak sepatu plastik yang dibeli jadi, tapi sudah penuh dan ukuran lebar kali tinggi setiap ruangnya masih perlu dibesarkan karna mayoritas sepatu-sepatu  berhak tinggi.

Ukuran yang akan dipotong di tandai pada bagian belakang kulit berdasarkan sketsa desain ala kadarnya di lembar note kecil. 


Saya memakai patokan kelipatan modul lantai untuk menandai ukuran sekaligus memotong bahan dengan memakai patokan lis keramik lantai. Dijamin lurus deh.....


Bahan kulit untuk bagian dinding dan bahan plastik bening untuk bagian depan rak atau kantong sepatu plastik ini digunting menerus sejajar dinding, juga gunting potongan-potongan untuk dudukan sepatu.



Bahan kulit dan plastik bening yang sudah di potong-potong ini dikelim bagian sisi kanan dan kiri rak atau kantong sepatu. Menjahitnya mesti hati-hati  utamanya pada bahan plastik bening. Sebaiknya bagian yang akan dijahit dilapis dengan kertas supaya tidak licin dan hasil jahitan lebih rapi.



Satu-persatu ya...gak boleh bosen. 

Saya membuat rak atau kantong sepatu ini selama tiga atau empat hari, disesuaikan dan diselang-seling dengan kesibukan-kesibukan lain. Tinggal diatur jadwal hariannya aja antara studio desain di home office bagian depan rumah dan  craft studio dibagian belakang rumah. Kalo suntuk serasa dikepung plastik, tinggal keluar ruangan dan menutup pintu.



Lanjuuttt....

Sambung bahan kulit untuk bagian dudukan sepatu yang sudah dikelim sisi kanan dan kirinya satu-persatu, disesuaikan tinggi sepatu, pada bagian dinding rak atau kantong sepatu. Dimulainya dari bagian atas ya yang sebelumnya sudah dijahit bagian untuk masuknya kayu penggantung yang akan dipakukan ke dinding nanti.



Lalu satukan potongan plastik bening untuk bagian depan rak atau kantong sepatu. 

Dan jadilah rak atau kantong sepatu sederhana dari bahan-bahan sisa ini.




Sepatu-sepatu berhak dalam dos dan dibelakang pintu kini sudah menempati tempat barunya, setelah sebagian sepatu dimasukkan ke kardus untuk siapa aja yang membutuhkan.




Dan juga untuk  sepatu-sepatu si brondongs kembar yang juga terus berkembang biak. 

Jika ditambahkan bis di bagian sisi-sisi sambungan luar hasilnya bisa lebih rapi dan layak jual lo!...

Rak atau kantong sepatu ini bisa dijadikan sebagai penutup rak terbuka, di bagian bawah bunk bed ruang setrika seperti difoto ini, dan disisi bagian dalam lemari pakaian. 

Jika ukuran dudukan sepatu di buat lebih tinggi, rak ini bisa juga untuk menyimpan tas.

Next time mau bikin lagi ah pake bahan yang disesuaikan dengan warna dinding, ditambah  kantong untuk kaos kaki, tali  dan semir sepatu.

Juga rak tas dari bahan suede

Juga gadget station dari bahan jeans yang bisa nyimpen  hp, BB, iPad, kamera dan charger skaligus colokan,

Juga......, juga....

Banyak deh....











You Might Also Like

29 komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. wew..mantep bener nih rak sepatu buatan sendiri..kreatif banget..jdi pngn buat sendiri..hehe

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. aku gk kepikiran bisa buatrak sepatu yg bagus seperti itu.
    kantong sepatu kyk gitu ada dirumah pasti keren.. :D

    BalasHapus
  6. kreatif banget mbak, ternyata ngak susah juga ya bikinnya

    BalasHapus
  7. Kreatif banget imom, ternyata bikinnya gampang ya. Dari pada beli mending Bikin sendiri yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh bisa banget dibikin sendiri dari bahan yang ada aja.Dari kain kanvas juga bisa koq, pengganti plastik beningnya bisa pake bahan yang kayak kelambu itu lo teh.

      Hapus
  8. Tappa' ma sama iMom. Jago bikin-bikin apa-apa ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa... mamie deh. Kebetulan aja mamie belum pernah bikin yang beginian. Tapi kalo sudah pernah bikin jadi lain mi ceritanya. Nda tappa' mi.

      Hapus
  9. astaga. kreatif banget mbak bikin rak kantong sepatu. inspiratif banget. nggak kepikiran malahan. hihi, boleh nih di contek idenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkaan di contek idenya. Memang untuk sharing kan ini.Oh iya, medianya gak harus plastik koq, diganti bahan lain juga bisa.

      Hapus
  10. hmm kreatif banget sih mba bikin ginian, aku mah ga betah huhuuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehee... masing-masing orang tentu beda-beda minatnya ya. Kalau saya memang suka bebikinan.

      Hapus
  11. dehh imom bikin takjub lagi deh unchhh.. kreatif memang imom pengenku tukaran jiwa biar bisa bikin ini itu kayak imom . kalau diliat tutorialnya lumayan mudah ji tapi eksekusinya itu yg susah di karena tergantung orangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo pake cara jahit seperti yang diatas masih kelihatan susah, bunda Zam bisa pake cara lain koq. pake glue gun dan selotip lebar juga bisa koq. Banyak cara menuju kreatif kaaan.

      Hapus
  12. salut banget mbak, kalau punya tangan ajaib yang bisa berkerajinan macam kaya gini..hasilnya bagus juga..suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiih. Tapi belum ajaib koq ini tangan karena masih taraf bebikinan.

      Hapus
  13. ya ampun mba, kreatif sangat, bisa jadi inspirasi

    BalasHapus
  14. Kreatif banget kak, aku mah kalau udah pakai mesin jahit nyerah deeh. Padahal ibuku punya mesin jahit komplit sampai mesin obras pun ada. Kalau bikin makeup pouch berarti juga bisa pakai bahan sisa sofa ini ya kak? Minta tutorialnya doong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak harus pakai mesin jahit koq. Dijahit tangan juga bisa kaan. Bikin pouch bisa banget pake bahan sisa sofa. Nanti yaa iMom bikin tutorialnya, kemarin-kemarin kalo bikin pouch belum sempat di bikin tuto nya.

      Hapus
  15. Aku suka liat DIY begini, cuma aku ngga bisa pakai mesin jahit. Lihat postingan ini jadi inget rak sepatu ku yang sudah sobek deh. Jadi mau remake lagi. Thanks inspirasinya ya Mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayooo berkreasi bikin rak sepatu sendiri. Gak perlulaah pake mesin jahit. Banyak material pengganti koq. Salah satunya seperti yang iMom sebutin ke bunda Zam di komen atas.

      Hapus

Subscribe