Sunset Di Tapeo Gastrobar Beachwalk Kuta Bali

Selasa, November 04, 2014

Jika tiba saatnya mood mulai up down seperti ini tapi tetap tidak ingin kehilangan semangat blogging, biasanya saya suka berlama-lama di file foto-foto avonturir. berharap semangat kembali bangkit.
Padahal baru beberapa hari balik dari bersenang-senang ke bandung dan jakarta. eh tapi biasanya memang suka gitu sih ya, saya namakan saja semacam sindrom setelah bepergian .*kata halus dari malassss :))
dan pilihannya jatuh ke file menikmati sunset di Beachwalk roof top, Tapeo Gastrobar Kuta Bali.
salah satu tempat asyik menikmati sunset di makassar selain di beberapa tempat yang sering saya kunjungi ini:




Ke bali tanpa menyusuri kios-kios cenderamata, jalan-jalan disepanjang area kuta seminyak, sneak peak butik-butik fashion, produk unik, souvenir dan interior, berbaur dengan pelancong dari segala bangsa, menikmati suasana dan keramaian di jantung kuta, menikmati kuliner dan inovasi desain kafe dan resto, belum lengkap kalo belum nongkrong di spot santai dan keren untuk menikmati sunset.



Masuk area  ke Kuta paling nyaman yah biasanya sebelum sore saat matahari sudah bergeser letaknya dari atas kepala dan cahayanya sudah mulai berwarna kekuningan. Saat yang tepat buat saya pribadi, untuk  berjalan santai menikmati hiruk pikuk kuta.



Berada di sekitar area pantai Kuta, kurang siiip kalo gak mampir berkeliling ke dalam Beachwalk yang lokasinya persis depan pantai Kuta dan tetanggaan...agak jauh dikit sih dengan Hard rock Hotel dan Hard Rock Cafe.

 Beachwalk adalah mall berkonsep arsitektur moderen yang terdiri dari beberapa massa bangunan yang dibuat mengapung diatas air yang terhubung dengan selasar hijau di seluruh area mall. 

 depan Fossil, brand jaminan mutu, gaya, dan berkelas. Tapi ini begimana modelnya koq bergaya pake merek lain ya. Tas  selempang Sabrina Dark Grey ini adalah produksi ciciero bag, tas produksi dalam negeri yang dijual online ini sudah sering diulas di beberapa majalah mode Indonesia dan sudah mulai go internasional dengan dibukanya outlet di Singapore.



 letak mallnya hadap-hadapan dengan pantai Kuta

Bentuk massa bangunan di desain dengan banyak permainan garis melingkar. Pemilihan bentuk lengkung adalah respon bangunan terhadap gulungan ombak di pantai Kuta.

 Setelah up & down puas-puasin mata mengelilingi beach walk  dan sedikit menguras isi kantong, saya dan kekasihku sampai juga di Tapeo Gastrobar yang menempat area roof top Beachwalk.
Dari jauh kolom besar bermotif hitam putih yang tadinya saya pikir adalah motif etnik Toraja. 
Seperti biasaaa awalnya saya suka pura-pura telat memutuskan singgah kalo kaki belum nyerah dibawa jalan dan masih banyak tempat yang belum di eksplor, tapi kekasihku berkeras mampir  karena sudah waktunya menikmati sunset. Kan tujuan awal ngider seputaran Kuta ya karena memang mau menikmati sunset toh.

Mbaknya mempersilahkan kita memilih area duduk indoor atau outdoor serta penawaran dari beberapa brand kartu kredit dan ternyata salah satu brand kartu kredit penawarannya sangat menarik alias sangat-sangat pro konsumen. Asyiklah pokoknya.

 Langsung disambut dengan vertical garden di area penerima.


dan langsung berfoto ala miss kecentilan
Area indoor dining Tapeo Gastrobar yang banyak bermain material kayu pada lantai dan plafon ini berkesan  lapang dan kontemporer

view dari Tapeo Gastrobar Beachwalk ke arah kafe di bagian lantai bawah.

Kami tentu memilih area outdoor dan beberapa jenis cemilan dan minuman yang kami minta diantarkan tidak sekaligus dalam waktu bersamaan.
Tapeo Gastrobar ini sejajar dengan hotel Haris yang juga menempati areal Beachwalk. 

 Seluruh lantai area outdoor yang lebih luas dari area indoor menggunakan material papan kayu yang difinishing dark. Bangku-bangku dining dan sofa-sofa daybed yang luas di layout menghadap pantai. What a perfect place for dinner, hang out, chit-chat and sunset.
















view?...
pastilah sebebas mata memandang ke arau pantai. dikejauhan ada discovery mall yang bagian belakangnya menjorok ke pantai,bisa memandang naik turunnya pesawat di landasan bandara ngurah ray, di kejauhan ada ketinggian jimbaran jadi berencana berikutnya menikmati kuliner ikan bakar kuliner di depan bibir pantai yang suasana malamnya cahaya redup dan permainan lampu lilinnya yang romantis ala eropa.dan...aahh itu cerita di lain posting saja ya.












Dengan selesainya sunset, menandai awal datangnya gemerlap kehidupan malam Kuta dan sekitarnya. Lampu-lampu mulai dinyalakan, kerlap-kerlip indah dari penataan lighting tingkat canggih mewarnai malam di area Kuta yang tidak pernah tidur. Kalo minjem kata dari si kembar the brondongs blues, semakin malam semakin menggila!....

Night life Kuta yang selalu hip.

You Might Also Like

6 komentar

  1. a perfect place for hanging out and sunset, kata orang. kata saya juga begitu.

    BalasHapus
  2. BALI emang kagak ada matinyeee ya mak.

    BalasHapus
  3. Indah banget, Gak heran ya, kalau banyak orang yg mau pergi ke Bali

    BalasHapus

Subscribe