Outdoor Pappa Jack Di Ground Eat And Drink Ini Oke Lho Buat Instagram Feedmu.

Minggu, Maret 25, 2018


Kafe yang lagi happening di kota Makassar ini terletak di jalan yang selalu dilewati pergi dan pulang ke Cozyhomeidea, tetanggaan bahasa simplenya.
Tapi baru kemarin iMom dan Om Brewok sempatkan mampir en say hello ke pendatang baru yang kehadirannya turut meramaikan kafe-kafe premium di jalan Hertasning ini. Hmm... semakin banyak kafe dan beragam fasilitas pendukung yang hadir stimultan di area ini semakin lebar senyum tersungging : harga properti jadi semakin naik. Sip buat Cozyhomeidea.

Kenapa baru minggu kemarin sempatkan mampir ?
Biasalah ya kalo tiap hari diliatin mulai dari pengurugan tanah, pasang pondasi, rangka bangunan sampai ke finishing, eh begitu kelar malah jadi tidak penasaran lagi. 
Tapi waktu itu sempatkan berkata ke Om Brewok kalo bangunan ini nanti pasti menarik! dari fasada, indoor dan outdoornya.

Dan see,
Terbukti kaaan.
Kafe Ground Eat & Drink ini tampil berbeda dengan fasada kafe-kafe yang sudah hadir terlebih dahulu di jalan ini walaupun tetap dalam kesamaan bangunan berlantai dua.
Area parkir yang tidak begitu luas disiasati dengan konsep split level dengan menguruk ketinggian setengah lantai yang difungsikan sebagai area basement untuk tempat parkir mobil sekaligus menaikkan setengah lantai dasar bangunan yang justru membuat tampilan fasada kafe ini kelihatan unik dan berbeda. 

Kafe itu rekreatif. font beda
tempat dimana indra penglihatan, pendengaran dan indra pengecap dimanjakan dengan tampilan visual diiringi musik yang membangkitkan mood sembari menikmati makanan yang menggugah selera. 

Konsep kafe memang harus membuat orang penasaran dari tampilan luarnya kan? selain tentu membuat nyaman ketika berada di dalamnya dengan konsep desain ruang indoor dan outdoor, kalo masih tersisa lahannya, juga tentu menu-menu yang memanjakan selera.
Di kafe ini semua terpenuhi.


Area tangga yang sudah eye catching dari jalanan bahkan sejak masih di dalam mobil ini nih yang sering bikin stuck pengunjung. Biasa tooh ... sesuatu yang masih baru pasti menarik.
Sisi dinding tangga yang dipenuhi tumbuhan hijau dengan vertical gardennya selalu menggoda untuk dijadikan back ground pepotoan. 

Cerdas menempatkan area tangga sebagai main entrance diujung sisi dinding pembatas kapling membuat sirkulasi kendaraan masuk ke basement tidak terganggu sirkulasi pengunjung yang memasuki kafe. Pun membuat kafe diatasnya memiliki ruang balkon yang luas sebagai pintu masuk kafe Seorae. Dan untuk berfoto juga ....


Pappa Jack 

Area sisi dinding masih tetap berlanjut di bagian atas, dimana kafe terbagi dua yaitu Seorae & Patbingsoo di bagian depan dan menuju Pappa Jack di bagian belakang dengan melewati dinding hall yang difinishing batuan natural. Akses ke area basement juga di hall ini.
Dan kami memilih Pappa Jack.


Diantar mbak pramusaji kami melewati kolam ikan Koi dengan jendela kaca yang dicat biru turquoise sebagai area penerima.
Ah area ini begitu familiar mengingatkan jendela kamar kami yang waktu di renov memang didesain asri seperti ini. Bedanya jika disini dindingnya dibuat vertical garden kalau depan jendela kami dindingnya kami buat bertekstur dan dialiri air menuju kolam kecil.
Desain ruang penerima Pappa Jack ini sangat aplikatif untuk diterapkan di rumah sendiri.

Lalu kami disambut dengan view ini,




Sangat menyenangkan ketika tahu-tahu telah berada di area outdoor luas yang di desain asri dan teduh dengan dedaunan segar, dan sangat Instagrammable.
So pasti oke banget mempercantik Instagram Feed kalian yang suka weekend ootd disini. 

Baca : Instagrammable Spots Di Black Canyon Coffee Monginsidi Makassar.

Area ini gak pernah sepi, selalu saja penuh bergantian orang untuk berfoto.
Siapa sih yang gak tergoda untuk sekali atau sepuluh kali kutip di tempat yang asyik ini.



Area dudukan di teras outdoor ini juga selalu full tak bersisa kursi kosong bahkan untuk kami berdua. Padahal kami maunya ya duduk disitu tanpa merasa perlu melihat ke area indoor lagi.

Indoor







Area indoor langsung bersa sempit pada pandangan pertama.
Ditata dengan konsep maksimalis yang banyak bermain warna, motif, bahan dan tekstur. 
Rame sekali! 
di ruangan yang tidak terlalu luas atau karena semua elemen garis, kotak, lengkung, dan anyaman terasa mencolok sehingga ruang terasa sesak. 
Unsur tanaman juga meramaikan indoor kafe Pappa Jack ini. Sayangnya karena seluruhnya menggunakan tanaman artifisial maka ruang jadi terasa semakin meriah, tidak seperti tanaman di area outdoor yang meneduhkan mata dan menyegarkan udara.
Kembali warna biru turquoise menjadi aksen yang sekaligus sebagai elemen penyatu indoor dan outdoor. Warna ini juga diterapkan pada desain pintu masuk yang eye catching.


Bebungaan artifisialnya jadi berasa seperti back ground di acara wedding. 
But its oke, keliatan pengunjung sangat menikmati suasana indoor yang bebas rokok dengan pramusaji yang sigap.

A table for three, please !


Ini dia nih keramahan ala tuan rumah. 
Mungkin kalian ada yang sudah pernah melihat ini di kafe atau resto yang lain, di Makassar ya, tapi buat iMom ini kali pertama melihat meja kafe dilengkapi dengan cantelan tas. Sebuah bentuk penghargaan pada para ladies niih yang selalu kesulitan meletakan tas bawaannya. Nice!

And the menu,

Pappa Jack menyediakan menu beragam dari Western dan Asian Food dengan reasonable price.




Nasi Goreng dan Mie Gorengnya lezatos!
Di plating dengan alas daun pisang yang khas Asia bikin makanan ini tampil cantik dan menggugah. 
Ayam gorengnya dalam potongan agak besar tapi tidak begitu krispy.
Mie Gorengnya enak, Om Brewok suka pesanan Nasi Gorengnya yang ditumis dengan ikan teri.

Baca : Asian Healthy Food Di Le Pool Bar Hotel Melia Makassar

Kami tidak memesan dessert karena sudah cukup kenyang. 
Tapi meminta pramusaji untuk mengatur a table for three di luar, kalo sudah tersedia ya, untuk tempat kami menikmati kopi. Ganti suasana ke yang segar-segar...

 Kopi untuk Om Brewok, dan


Kopi Teh untuk iMom, lupa namanya apa ya di menu, tapi rasanya seperti teh tarik. 
Dinikmatinya di sofa paling ujung dengan pemandangan seperti ini,








Oh ya, kembali biru turquoise diaplikasikan pada furnishing sofa dalam motif garis yang beberapa stok dudukan juga di jadikan pajangan ala papan surfing. Fresh!

Kalau buat iMom sih klimaks kafe ini justru di bagian outdoor nya, sangat menyejukkan mata dan kalau siang juga tidak silau. Sayang melewatkan sore dan pemandangan indah tentu kami juga pepotoan dong.



Besides chocolate you're my favorite.

Sore itu kami tutup dengan kesan menyenangkan.
Dan semakin terasa menyenangkan menjadi salah satu dari tidak begitu banyak orang yang tinggal di area yang semakin hari semakin di ramaikan dengan hadirnya kafe-kafe tematik juga beragam fasilitas penunjang lainnya.



Tadi malam sebenarnya mau kesini lagi bersama my sist en family tapi sepulang dari makan mie kering si Om sudah terlanjur nyaman di tempat tidur jadi males mesti keluar rumah lagi.
Next time laah, toh kita tetanggaan ya.
Kan belum say hello to Seorae. 
Sudah dulu ya, semoga tulisan ini memberi gambaran buat kalian yang belum sempat berkunjung kesini. 
Lanjut di komentar yuk jika punya referensi menu yang enak, atau kalau mau di share di sosmed kalian untuk teman yang kepengen diajak ke sana juga monggo.
Sharing is caring oke?

Salam Kreatif,
Be Happy, Be You.








You Might Also Like

4 komentar

  1. Cantik yaa tempatnya! Oya, tempat ini ramai ngga ya kalau mau dipakai untuk photoshoot?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti tempat ini masih rame pengunjung karena kan tempatnya masih baru. Kalo untuk Photoshoot saya gak bisa kasih penjelasan sebaiknya kontak langsung saja ya atau bisa DM di IG mereka @groundeatndrink. Makasih sudah berkunjung ke blog Cozyhomeidea ya.

      Hapus
  2. Banyak nilai plus nya ya...jadi kudu mampir kesini..
    Makanan enak..Instagram able..bisa foto-foto.., rame2 jauh lebih asyik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan mbak menikmati waktu disana, beramai-ramai memang lebih asyik ya. Senang sudah bisa membantu memberi gambaran kafe ini. Enjoy ya.

      Hapus

Subscribe