Dari 5 Kedai Gelato Ice Cream Di Makassar Ini Yang Mana Favoritmu?

Selasa, September 18, 2018



Bisakah gelato dan ice cream menjadi sahabat yang lagi on diet?
Begini kira-kira pertanyaan yang selalu muncul di benak setiap melihat penuh harap postingan yang sekarang ini lebih sering melintas di feed sosmed, plus sedikit edisi galau dalam hati :
perlu gak siih check in juga kesitu ... kan supaya feed IG jadi semakin cantik sambil icip-icip bahagia, siapa tahu dari postingan IG Story nya nanti ada yang tertarik minta di endorse. Modus.

Kalau badan halus en slim ala peri-peri yang doyan terbang itu sih tentu no problema lah yaa untuk satu atau dua scoop, tapi kalau body poco-poco semok menggairahkan begini ya tentu mesti mikir dulu ye kaan. Walaupun akhirnya ya teteup mampir juga. Susah dilawan kalau sesuatu itu sudah jadi kesukaan.

iMom niih salah satunya.

Jadi ingat waktu masa SD dulu suka diajak naik ke lantai 26 kalo gak salah Hotel Kempinski yang waktu itu namanya masih Hotel Indonesia untuk menikmati ice cream dari ketinggian!
Jaman itu raga kanak-kanak iMom rasanya seperti melayang ke Syurga Syalalala .... mmm.
Aku cinta masa kecilku.

Baca :

Mengulum ice cream yang dingin, lembut, meleleh di mulut sungguh membangkitkan sensasi kekanakan bagi siapapun, mau muda mau tua sama saja kan ya. Dan tanpa rasa bersalah tahu-tahu sudah ludes satu cup isi tiga scoop. So innocent.

Gelato? atau Ice Cream?


Belakangan ini di Makassar memang lagi happening bermunculan kedai gelato atau ice cream yang sudah tentu disambut meriah oleh para penikmat ice cream seperti iMom.
Iya nih kenapa ya sampe usia cantik begini masih saja doyan ice cream padahal body sudah melebar ke atas bawah karena melebar ke samping sudah terlalu main stream.

Tapi tenaang, kan ini gelato....
bedalah ya dengan ice cream yang sarat lemak itu.
Betulkah?
Oke, sebelum menambah dua scoop lagi baiknya kita kenal dulu lebih dekat dengan si gelato yang katanya lebih rendah lemak ini supaya nantinya efek quilty pleasure nya tidak begitu dalam.

Ice Cream
Dari Amerika.
terbuat dari cream susu, gula, kuning telur dan air.
mengandung butterfat minimal 10% dari total beratnya.
Rasanya lebih tajam dan enak karena proses pembekuan dengan suhu rendah yaitu minus 20 derajat.

Sementara Gelato 
Berasal dari Italia.
juga terbuat dari susu, gula, air , dengan sedikit kuning telur bahkan sering tidak sama sekali.
mengandung butterfat hanya 3.5%.
Diberi tambahan kacang-kacangan dan sari buah-buahan, yang katanya lebih sehat?
strukturnya lebih padat dari ice cream karena tidak terlalu banyak diaduk dalam pembuatannya dan proses pembekuan yang lebih rendah yaitu minus 10 derajat yang membuat rasanya tidak setajam ice cream dan cepat meleleh.

Nah kaan!!!
Hehehee... walaupun gelato lebih rendah kandungan lemaknya tapi tetap gak aman juga siih apalagi kalau sudah milih dua scoop varian durian dan vanilla tapi masih tetap colek juga punya yang di samping. Tapi dilema juga kan ya, karena memang harus begitu aturan main di kedai gelato ice cream - untuk selanjutnya iMom gabungkan saja menyebut gelato dan ice creamnya ya karena ternyata mirip-mirip -  jika perginya berdua juga beramai-ramai :
Usahakan memilih yang varian rasanya berbeda supaya bisa saling mencicipi dan di mix dengan varian rasa di cup masing-masing.

Intip yuk kedai gelato ice cream di Makassar.
Berikut beberapa kedai gelato ice cream yang lagi happening di Makassar dari list Cozyhomeidea.

Buddies Makassar






Sepertinya aplikasi desain bertema pop art di kedai gelato ice cream dianggap akan selalu sukses membuat suasana menjadi ceria, seperti di kedai ini.
Dengan tagline Premium Real Italian Gelato kedai di jalan Lamadukelleng ini tampil ceria dengan interior ringan. Di dominasi warna putih dan aksen biru pada dinding dan furniture serta grafis bertema kartun semakin menguatkan kesan playfull, suasana hati yang diharapkan tercapai saat menikmati gelato yang menyegarkan.
Beberapa varian rasa gelato : Choco Brownies, DHT Pisang Susu asli Makassar, Nangka, Salted Caramel,The Biscuits yang terdiri dari campuran cocoa & biscotti gelato, lots chocochips,oatmeal cookies, dan marie biscuit, dan banyak lagi.
Oh ya, kedai ini juga menyediakan makanan.

Gustoso Homemade Gelato & Sorbet Makassar






Terletak di jalan Sangir Makassar yang ruas jalannya cukup lebar dan tidak susah parkir, kedai ini kelihatan mungil dengan pintu kaca yang beri stiker.
Varian rasanya cukup beragam, ada Rhum Raisin No Alkohol yang langsung jadi pilihan iMom, Mangga, Strawberry, Green Tea, dan Coklat yang diberi aksen pedes. Mm...rasa baru buat iMom.
Kita sempat ngobrol dengan pemiliknya yang ramah tapi sayangnya merasa sudah terlalu tua untuk berpromosi di sosmed.
Itu makanya akunnya di private? Sayang banget ya.
Di sosmed itu gak ada tua gak ada muda, yang penting photo dengan kualitas bagus, artistik dan menjual, serta konten yang menarik dan variatif dengan caption yang membuat orang tertarik akan produk kita.
iMom jadi semakin gatel pengen touch up ulang kedai mungil yang latah di style ceria, ringan dan lebih menjurus ke suasana ruang bermain anak-anak. Hey! yang doyan gelato ice cream gak cuma anak-anak saja lo.

Mama Toko Kue Dan Ice Cream Makassar

Sebenarnya kalau ngomongin ice cream tentu kita di Makassar tidak akan pernah lupa ya dengan kedai yang sudah jadi favorit iMom sejak masih di jalan Serui.
Toko kue yang lebih sering disebut dengan Mamas Kafe ini selalu menjadi tujuan setiap pendatang ke kota ini, juga bagi warga kota yang ingin mencicipi rasa otentik kue-kue tradisional Bugis Makassar.
Sebenarnya ice cream tidak menjadi pilihan iMom setiap berkunjung kesini, sepertinya sudah belasan kali kunjungan ya sejak pertama di jalan Serui, pilihan iMom selalu justru es cincau hijau dan kue-kuenya yang selalu sukses bikin bolak-balik ke meja etalase, bukannya ice cream. Jadi foto ice creamnya malah gak ada. Dimaafkeun ya.



Baca :
Menikmati Manisnya Kue di Mamas Kafe
Mamas Kafe Jalan Serui Makassar

Hooray Dessert Makassar






Kedai ice cream yang satu ini letaknya di jalan Usman Jafar bersebelahan dengan tempat makan favorite kami yaitu Kafe Pelangi yang menyediakan menu-menu khas Makassar. Sering tanpa rencana kami mampir menikmati dessert disini setelah makan di Kafe Pelangi.
Sebenarnya kedai Hooray Dessert ini pindahan dari jalan Veteran. Pertama kali iMom menikmati dessert ya di kedai itu.
Ice cream disajikan bersama pilihan saos semacam vla yang diberi flavor beraneka rasa dan pilihan toping beragam seperti buah leci, mangga, kiwi, alpukat, dan lain-lain.

Pisa Kafe Makassar
Awalnya di kafe ini iMom tidak berharap akan menjumpai gelato ice cream. Tapi karena deretan gelatonya begitu menggoda dan kita juga sudah selesai makan jadi gak ada salahnya kaan memilih satu atau dua scoop sebagai dessert.
Pilihannya juga sangat beragam dengan rasa yang tidak terlalu manis. Kami memilih gelato dark chocolate dan mangga ya hmm... so yummy.





Masih ada yang lain? .... tentu dong!

Menikmati gelato ice cream bisa dimana saja, juga di luar Makassar. 
Di beberapa kesempatan iMom sempatkan menikmati gelato ice cream ini seperti saat nonton Jazz Traffic di Surabaya. Kebetulan setiap nonton event musik yang diselenggarakan setiap tahun ini kita selalu memilih hotel yang berdekatan dengan kedai ice cream legendaris di kota Surabaya ini yaitu,

Es Krim Zangrandi Surabaya

Mempertahankan resep otentik dengan rasa klasik. 
Ini must visit ya untuk yang tertarik pada kuliner lokal yang melegenda.
Pertama kesini kami memilih duduk di bagian teras depan kedai yang merupakan rumah tinggal berarsitektur kolonial ini.
Kunjungan berikutnya kami memilih duduk di bagian dalam supaya bisa merasakan nuansa ruang yang berbeda dengan menu yang tentu berbeda pula.






Baca :
Juga gak pernah lupa dengan gelato asyik yang dinikmati dari ketinggian kota yaitu Gelato di depan The Peak Hongkong.








Om Brewok bela-belain ikutan masuk ke antrian yang panjang untuk membelikan iMom gelato yang waktu itu berasa kalau gak beli rasanya belum afdol nih jalan jauh sampai ke atas sini. 
Rasanya ? 
memang sebandinglah dengan view kota dari ketinggian. 
Dan aah ... yang ini juga tak kalah asyiknya! 
duduk ngopi di balkon kafe yang dibuat melayang di ketinggian Hongkong itu rasanya so fly banget.
Tapi sudahlah, kita bahas yang dekat-dekat saja ya yang gampang balik kesana lagi seperti juga yang satu ini,

Gusto Bali
Ini dia nih kesukaan iMom so far.
Terletak di area yang selalu membangkitkan sweet memory iMom dan Om Brewok sampai setiap kita kesini selalu menghayal bersama : gimana yaa kalau kita masih tinggal disini .... , belakangan ini sering muncul rasa kangen untuk kembali tinggal di Bali lagi.
Slow Living Mood yang sulit diperoleh di tempat lain.

Waktu masuk ke indoor kedainya koq antriannya sampai panjang meliuk begitu. Bali yang hot memang perlu dibikin cooling down dikit dengan satu atau dua scoop gelato ya. dan memang waktu itu tempat ini sedang happening di Bali diikuti bermunculan kedai gelato dengan varian rasa yang tak terduga di seantero Bali, utamanya area Batu Beliq dan area Peti Tenget.
Tuh kaan nyebutin area ini jadi semakin kangen ...





Pilihan varian rasanya memang banyak dan beberapa ada yang tidak biasa seperti Ginger gelato, Bika Ambon Pandan Gelato, Chouchou dengan thin crunchy caramelized nuts, dan banyak lagi yang semuanya dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet dan pewarna buatan.
Kami memilih menikmati gelato di area outdoor yang memang lebih luas dan rame.

Gelato Ice Cream Teman Segala Usia

Opa-opa dan bapak-bapak juga doyan koq.
Jadi, jangan bilang gelato ice cream itu hanya kesukaan anak-anak dan emak-emaknya sekalian ya, yang bapak-bapak bahkan opa-opa juga doyan koq. Kesenangan ini memang tak memilih usia.
Seperti di rumah orang tua iMom, ice cream hampir selalu ada di kulkas Mamie. Katanya sih buat para cucu, juga buat yang berkunjung ke rumah mereka utamanya yang membawa cucu. Padahal kami semua ngerti koq... Mamie Papie itu doyan banget sama ice cream.
Dan bagaimana dengan Om Brewok?
Sama saja.
Tak jarang kami juga membeli ice cream saat mampir membeli keperluan rumah di Alfamart. kadang satu untuk berdua tapi lebih sering masing-masing seorang satu.
The Brondongs Blues malah gak doyan.

Jadi, boleh menikmati asalkan .....

Pertanyaannya sekarang, bisakah kita berkawan dengan si gelato ice cream yang looknya begitu menggoda iman ini?
Silahkan, monggo, boleh-boleh saja asalkan jangan lebih dari satu scoop, eh atau dua scoop saja sekalian deh. Buat yang lagi on diet satu scoop saja tentu sudah sangat banyak ya.
Tapi saran iMom sih its oke dinikmati saja toh tidak tiap hari juga kaan.
Dan jangan lupa minum air putih setelahnya untuk mengimbangi rasa manis dan tidak cepat merasa haus kembali. Besoknya diikuti dengan satu sesi zumba atau jogging beberapa putaran lebih its oke lagi.


Kalau kalian, kedai gelato ice cream yang iMom sebutkan diatas manakan yang jadi favoritmu?
Tentu masih ada beberapa kedai gelato ice cream di Makassar dengan pilihan variasi rasa dan penampilandandan yang lebih genit saat disajikan di meja. Seperti gelato di kedai unyu-unyu yang tetanggaan sama homeware store itu lho ....
Ah nanti saja semua akan ada gilirannya untuk di eksplore satu-persatu lagi. Berikutnya giliran para bocah ponakan iMom niih yang perlu diajak seru-seruan menikmati gelato ice cream yang memang lebih pecaah seru meleleh jika dinikmati beramai-ramai.

Yuk, next kedai mana lagi yang mau dikunjungi Cozyhomeidea yaaa.
Ada ide?
share di kolom komentar ya.


Salam Kreatif,
Be Happy, Be You.























You Might Also Like

18 komentar

  1. Kemarin ke Surabaya, gagal mampir di Zangrandi hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah sayang banget yaa Nanie. Next time harus mampir yaa kalau balik jalan-jalan ke Surabaya lagi. Btw, sempat jalan ke mana saja? share dong.

      Hapus
  2. Diantara yang ditulis di atas, saya baru cobain Horray Dessert Mks, Gusto Gelato Bali dan Gino's Gelato yang di The Peak Hong Kong. Semuanya enak...

    Yang di Horray saya malah pikir itu es krim biasa, ternyata Gelato ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang di Hooray ice cream saja koq. Yuk mamie kapan-kapan kita menjajal salah satu tempat gelato yang di atas...

      Hapus
  3. Duh tiba2 mau makan gelato... hahaha ^_^

    BalasHapus
  4. Moga-moga memang lebih aman ya karena lebih rendah lemak. Jadi ndak rasa berdosa memakannya karena ndak gampang narik penyakit hihi.
    Oya baca di blog teman2 di Jawa, ada gelato tapi lupa nama kafenya yang sudah dijamin kehalalannya tawwa. Semoga yang di sini begitu juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah gelato di Makassar di buat dari bahan-bahan yang halal ya kak Niar. Selama ini baru mencantumkan bebas bahan pengawet dan pewarna buatan saja. Itupun kita sudah sangat welcome untuk menikmati gelato yang memang bahan dasarnya kebanyakan dari sari buah-buahan.

      Hapus
    2. Btw yg mana paling sering iMom datangi?

      Hapus
    3. Yang samping kafe Pelangi... letaknya beruntung karena kafe nya banyak pengunjung jadi tinggal melipir sebentar.

      Hapus
  5. Dari semua gelato yang disebutkan di sini, saya baru coba gelato mama cafe. Sering banget ke mama cafe cuma buat beli raisin gelato kesukaan paksu. Baca ini aku jadi tahu ternyata di Makassar banyak juga ya yang jual gelato. Thank you infonya kak, besok saya mau coba gelato gustoso.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, iMom ternyata sama dengan Paksu penikmat raisin juga yaa. Pokoknya apa saja maunya pake raisin, bahkan bikin oats sama susu juga berasa kurang klop kalau belum dicemplungin raisin .... yang banyak.

      Hapus
  6. Yummi ... andai tak ingat obesitas yang menimpa diri ini akan kucoba semua jenis gelato itu. Hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh koq kakaaaa ... kan cuma coba sesendok dua sendok untuk setiap rasa. Dibawa enjoy ajaaa kan bukan makanan tiap hari juga.

      Hapus
  7. Cuma yg di bali yg pernah aku coba. Duuh yg di makasar aku nyesel ga sempet kesana pas outing kantor. Ga tau juga sih sbnrnya ada tempat gelato lucuuuk begitu :D. Aku termasuk lupa diri kalo udh ketemu gelato ato eskrim. Rasa2 pgn dipesen semua. Pas di Bulgaria dulu, nemu toko es krim yg jual rasa2 unik. Saking anyak yg blm aku coba, malah pgn mesen sebanyak2nya ama suami hahaaa. Suka lupa dirilah kalo udh menyangkut es :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa... gelato memang selalu bikin kita lupa diri yaaa. Utamanya yang mamak-mamak malah lebih heboh dari anak-anak sendiri. Wah iMom malah belum pernah ke Bulgaria apalagi menikmati gelato disana. Pasti pengalaman asyik yang tak terlupakan yaa.

      Hapus
  8. iMom, so glad to read your POV about ice cream cause me love it too�� di Makassar banyak tempat ice cream/gelato yang kusuka, bahkan tiap tempat punya satu rasa yang paling kuandalkan. Di Kafe Mama saya suka rasa kurma (juara ini top bgt). Di Pisa Kafe saya suka rasa Ovaltine. Btw iMom sudah pernah coba Eskrim Papabon di Gunung Nona, Alamore Gelato di pelataran TVRI sama Luceè Gelato di Toko Cahaya Jalan Sulawesi? Kalo belum, you should try iMom rasanya juga uenaakk hehe������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu juga! Papabon sudah pernah tapi gak iMom masukin ke dalam list. Yang belum kesamppean nyobain gelato di Toko Cahaya padahal sudah pernah ngiler liat ibu bupati posting di IG Story nya, sama yang di pelataran TVRI. Malah gak kepikiran kalau ada gelato disiru, Makasih yaa Samara info-infonya. Kudu bergegas niih nyobain ke sana.

      Hapus

Subscribe